[Gaya Visual Full]: Photorealistic kerajaan Kutai kuno dengan suasana sore berkabut di tepi sungai besar, tekstur kayu tua basah, cahaya obor jingga lembut, pantulan air realistis, dan atmosfer Nusantara kuno yang sakral. No artifacts: avoid face distortion and color shifts—maintain perfect consistency from frame 1 to last. → Raja muda Kutai (tinggi 178 cm, tubuh atletis tegap, rambut hitam sebahu tertiup angin sungai, wajah oval dengan mata coklat tajam, kulit sawo matang, jubah coklat tua polos dengan ornamen emas sederhana, gelang emas tua di tangan kanan, ekspresi tenang penuh wibawa, suara laki-laki muda pitch 120–150 Hz – jangan ubah detail antar scene/regenerate, lock persis dari awal sampai akhir) → melangkah perlahan di dermaga kayu sambil melihat prajurit mengangkat peti emas ritual dari perahu. → di dermaga kayu tua dekat rumah panggung, obor kecil menyala, dan kabut sungai tipis tanpa elemen tulisan visual. → peti emas terbuka sedikit di detik 4 lalu cahaya emas menyinari wajah raja sebagai mini-climax. → kamera dinamis (wide shot dermaga → slow tracking mengikuti langkah raja → close-up peti emas bercahaya). Dialogue (detik 4–6): Language: Indonesian (id-ID). Voice 1 — Raja muda Kutai (pitch 120–150 Hz, nada tenang konstan, lock): “Harta ini akan menjaga kejayaan Kutai.” 🎧 Precise lipsync: aktif. Soundtrack: Genderang kayu pelan dan suara air sungai, non-vokal. Duration: 8 seconds.