

Putri Rimas Bangesu masih berdiri di dekat harimau Sumatera ketika seekor kera ekor panjang perlahan turun dari dahan pohon besar di belakangnya. Kera bergerak dengan hati-hati dan berhenti pada batang pohon rendah, memandang Putri Rimas dengan ekspresi cerdas dan tenang. Putri Rimas menoleh ke arah kera, ekspresinya berubah dari takut menjadi penasaran. Harimau tetap berdiri tenang di sisi lain. Ketiga karakter membentuk komposisi visual segitiga yang kuat, cinematic storytelling, natural animal behavior, realistic tropical forest, 2D semi-realistic Indonesian folklore illustration, vertical 9:16. Putri Rimas Bangesu: perempuan Melayu Bengkulu berusia sekitar 25 tahun, wajah oval lembut namun anggun, kulit sawo matang cerah, mata cokelat gelap besar dan ekspresif, alis hitam natural, hidung proporsional, bibir natural, rambut hitam panjang lurus sedikit bergelombang hingga pinggang, sebagian rambut tersusun rapi dan sebagian terurai, tubuh proporsional dan anggun. Mengenakan busana bangsawan Melayu Bengkulu yang sopan: baju kurung panjang warna krem keemasan dengan detail bordir tradisional Bengkulu, kain panjang bermotif songket tradisional warna merah marun, emas dan cokelat, selendang tipis warna krem, anting emas kecil, gelang emas sederhana. Tidak menggunakan mahkota besar. Penampilan sederhana tetapi tetap menunjukkan status seorang permaisuri. HARIMAU PENJAGA Harimau Sumatera dewasa, tubuh besar dan atletis, bulu oranye keemasan dengan garis hitam natural, mata tajam tetapi tenang, tidak agresif terhadap Putri Rimas, selalu digambarkan sebagai penjaga. KERA PENJAGA Kera ekor panjang khas Sumatera, bulu cokelat keabu-abuan natural, wajah realistis, ekspresi cerdas dan tenang, gerakan natural, selalu berada dekat Putri Rimas atau tempat tinggalnya. GAYA VISUAL 2D semi-realistic digital illustration, cinematic Indonesian folklore, authentic Bengkulu Malay cultural atmosphere, realistic Southeast Asian facial features, painterly textures, detailed tropical Sumatra rainforest, cinematic lighting, atmospheric depth, realistic anatomy, emotional storytelling, natural colors, highly detailed environment, vertical 9:16.